Etika Pasar Bebas

 Etika Pasar Bebas






Pengertian Pasar Bebas

Pasar bebas adalah suatu kondisi jual beli yang ideal berdasarkan mekanisme
penawaran dan permintaan tanpa terikat dengan kebijakan maupun sistem
ekonomi suatu negara. Jadi, pedagang dan pembeli lah yang mengatur segala
sesuatu terkait transaksi mereka.

Pasar bebas adalah perdagangan yang berfokus pada penjualan berdasarkan
mekanisme penawaran dan permintaan tanpa melibatkan campur tangan
pemerintah. Jadi, pengusaha memiliki kewenangan mutlak atas pengelolaan
produksi dan harganya serta bebas memilih siapa saja yang akan menjadi target
penjualan mereka
➢ Pengertian Pasar Bebas Menurut Ahli
a) Menurut David Ricardo, Pasar bebas adalah perdagangan luar negeri
antara beberapa negara secara bebas tanpa adanya hambatan dari
pemerintah negara masing-masing.
b) Menurut Adam Smith, Pasar bebas adalah kegiatan jual beli yang
bebas dan dilakukan sesuka hati sehingga mampu melahirkan
persaingan ekonomi lebih luas tanpa campur tangan pemerintah.
c) Britannica encyclopedia, Menurut Britannica Encyclopedia, pasar
bebas yaitu pasar sebagai bentuk sistem pertukaran ekonomi. Hanya
saja segala hal meliputi perpajakan, kuota, kendali mutu dan tariff tidak
terpusat pada otoritas tertentu, termasuk pemerintah.


Ciri – Ciri Pasar Bebas

Adapun ciri-ciri pasar bebas adalah sebagai berikut:
a) Dapat Dijalankan Siapa Saja, Sebenarnya pelaku pasar bebas itu terbuka
oleh siapa saja. Bisa dijalankan oleh komunitas, individual atau bisa juga
dijalankan oleh pihak perusahaan.
b) Terjadi Pembagian Kelas, Ciri yang paling menonjol dari pasar bebas
ternyata diklasifikan berdasarkan beberapa kelas. Ada yang dibedakan
berdasarkan kelas pekerja dan kelas pemilik modal.
c) Adanya Persaingan, Yang namanya bisnis, tentu saja ada yang nama nya
persaingan. Persaingan inilah yang secara tidak langsung akan mendorong
pelaku untuk lebih semangat, disiplin dan berhati-hati dalam menjalankan
bisnis di pasar bebas.
d) Campur Tangan Pemerintah Dibatasi, Jika bisnis lokal, ada beberapa yang
sangat ketat dan diawasi langsung oleh pemerintah. Nah, pada pasar bebas
pemerintah memiliki batasan untuk ikut campur dalam kegiatan ekonomi.



Tujuan Pasar Bebas

Para ahli ekonomi konvensional mempercayai bahwa pasar bebas memiliki
tujuan antara lain:
a) Negara mendapatkan devisa, Tujuan pasar bebas, Negara memperoleh
devisa atau pendapatan Negara. Segala bentuk ekspor impor akan
menghasilkan pendapatan Negara yang tentu saja menguntungkan dari
masing-masing negara.
b) Meningkatkan perekonomian negara, Entah disadari atau tidak, tujuan dari
pasar bebas adalah meningkatkan perekonomian Negara itu sendiri.
5
pasalnya, setiap terjadi ekspor impor barang, Negara tersebut secara tidak
langsung jangkauan pasar mereka pun juga akan luas.
c) Memenuhi kebutuhan di dalam dan luar negeri, Kita tahu, bahwa setiap
Negara memiliki keunggulan kompetitif yang berbeda-beda. Misal,
keunggulan produk dari Negara A sangat dicari dan dibutuhkan Negara B
yang dari segi bahan baku memang tidak tersedia. Begitu sebaliknya.
Dengan kata lain, pasar bebas sebenarnya sebagai tujuan untuk memenuhi
kebutuhan dari dalam dan luar negeri.
d) Memperoleh keuntungan secara internal dan eksternal, Tujuan adanya
pasar bebas, tidak lain dan tidak bukan untuk memperoleh keuntungan,
baik keuntungan secara internal maupun secara eksternal. Keuntungan
internal adalah upaya untuk memperoleh keuntungan dari pihak
perusahaan. Sementara keuntungan eksternal adalah keuntungan yang
akan diperoleh Negara
e) Transfer of Technology, Entah banyak yang menyadari atau tidak, jika
pasar bebas secara tidak langsung sebagai sarana untuk transfer of
technologi. Seperti yang kita tahu, dari segi teknologi, kita mengalami
keterbatasan. Setidaknya berkat pasar bebas, kita yang memiliki uang bisa
merasakan dan menggunakan teknologi canggih seperti yang digunakan di
Negara maju.
f) Memperluas Pasar, Pasar bebas adalah salah satu sarana guna memperluas
jangkauan konsumen untuk suatu produk. Hal ini karena hambatan eksporimpor
tiap negara makin menipis sehingga produsen dapat melakukan riset
pasar internasional.



Dampak Positif dan Negatif Pasar Bebas
a) Dampak Positif
Produk-produk yang dijual di pasar bebas adalah produk-produk yang
memiliki kualitas terbaik mengingat daya saingnya tinggi. Produk-produk
tersebut harus menjadi yang terbaik agar dipilih oleh konsumen. Sehingga
produsen-produsen yang terlibat dalam pasar bebas akan berlomba-lomba
6
menghasilkan produk yang terbaik. Ini merupakan salah satu dampak positif
dari perdagangan bebas, khususnya bagi pelaku dalam negeri. Dampak
positif pasar bebas antara lain.
1) Membuka peluang investasi dari luar negeri.
2) Membuka peluang ekspor bagi para pelaku bisnis.
3) Meningkatkan daya saing produk-produk lokal ditandai dengan
meningkatnya kualitas produk lokal.
4) Terpenuhinya kebutuhan negara.
5) Meningkatkan keuangan negara.
6) Memperluas lapangan kerja.
b) Danpak Negatif
Selain dampak positif, pasar bebas juga memiliki dampak negatif. salah
satu dampak negatif perdagangan bebas dapat terlihat dalam pada sektor
pertanian lokal. Dampak negatif perdagangan bebas dari sisi pertanian lokal
adalah kalahnya daya saing harga komoditas. Hal ini karena harga
komoditas pertanian Indonesia cenderung lebih mahal dibanding
komoditas-komoditas dari luar negeri. Kondisi ini akan berujung pada
situasi terpuruknya usaha pertanian dan perekonomian nasional. Selain dari
sektor pertanian, dampak negatif dari pasar bebas juga dapat memengaruhi
berbagai hal termasuk kondisi sosial budaya masyarakat. Berikut beberapa
dampak negatif pasar bebas:
1) Meningkatkan pola konsumtif masyarakat.
2) Menyebabkan banyaknya produk-produk luar negeri masuk ke
Indonesia yang menggerus produk-produk lokal.
3) Meningkatnya ketergantungan pada negara maju.
4) Munculnya persaingan tidak seimbang antara negara maju dan
negara berkembang.
5) Menghambat industri dalam negeri karena produk lokal kalah saing
dengan produk luar negeri.
6) Pendapatan negara berkurang apabila ekspor melemah.

Penerapan Etika Pasar Bebas

Pasar bebas merupakan perkembangan dari pasar lokal dan nasional yang
tidak mengenal keterbatasan wilayah tertentu. Pasar bebas merupakan akibat
logis dari era globalisasi. Dalam pasar bebas suatu komoditas tidak hanya
terbatas berasal dari wilayah sekitar tetapi serta merta bisa datang dari wilayahwilayah
yang jauh jangkauannya. Kata kunci pasar bebas adalah efisiensi. Dalam
perspektif ekonomi Islam, isrilah pasar bebas tidak digunakan, tetapi
menggunakan istilah pasar sempurna.
Menurut aksioma kebajikan, pada pasar bebas dalam proses tawar menawar
dilakukan dengan sikap kesukarelaan dan keramahtamahan. Pada dasarnya,
10
Islam mengajarkan dalam setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia tidak
terlepas dari etika dan norma moral yang sering disebut sebagai akhlak karimah.
Secara mikro, dalam bermuamalah mengatur mengeai perpindahan kepemilikan
yang dapat disebut jual beli. Seorang pebisnis atau pengusaha muslim tidak akan
menzolimi konsumen dengan mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya.
Etika dalam berbisnis yang dimaksud ialah seperti yang telah diteladani
Rasulullah dimana beliau memperhatikan kejujuran, kepercayaan dan ketulusan
dan keramah-tamahan. Dengan demikian, maka jelas bahwa pasar bebas begitu
memperhatikan etika dalam menjaga segala hak dan kewajiban penjual dan
pembeli. Selain poin-poin tersebut di atas, sebenarnya rukun dan syarat yang
melekat pada sistem jual beli secara langsung telah menjadi bagian dari norma
yang dapat digunakan sehingga mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam
bertransaksi.
Pasar bebas juga merupakan pasar ideal, di mana seluruh keputusan ekonomi
dan aksi oleh individu yang berhubungan dengan uang, barang, dan jasa adalah
sukarela, dan oleh karena itu tanpa mencuri. Peran Pemerintah adalah
Mengawasi agar akibat ekstern kegiatan ekonomi yang merugikan dapat
dihindari. Menyediakan barang public yang cukup hingga masyarakat dapat
membelinya dengan mudah dan murah. Mengawasi kegiatan-kegiatan
perusahaan, terutama perusahaan yang besar yang dapat mempengaruhi pasar.
Menjamin agar kegiatan ekonomi yang dilakukan tidak menimbulkan
ketidaksetaraan dalam masyarakat. Memastikan pertumbuhan ekonomi dapat
diwujudkan secara efisien
Campur tangan pemerintah dalam ekonomi pasar bebas dapat dilakukan
dalam tiga bentuk yaitu: Membuat undang-undang. Undang-undang yang
diperlukan untuk mempertinggi efisiensi mekanisme pasar, menciptakan dasaran
sosial ekonomi dan menciptakan pertandingan bebas sehingga tidak ada
kekuatan monopoli. Melakukan kegiatan ekonomi (mendirikan perusahaan)
dengan produksi barang publik. Melakukan kebijakkan fiskal dan moneter Teori
tentang pasar bebas.


Kesimpulan

Etika merupakan cara untuk melakukan kegiatan pada pasar bebas, yang
mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga
masyarakat. Etika pasar bebas dalam suatu individu dapat membentuk nilai,
norma dan perilaku penjual maupun pemilik perusahaan dalam membangun
hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham,
masyarakat/konsumen.
Dan pada intinya etika adalah suatu hal yang penting dan harus dapat
diterapkan didalam menjalankan suatu usaha/bisnis untuk mengetahui baik dan
buruk keputusan yang diambil dan selalu mempertimbangkan apa yang akan
diterapkan dengan tidak memetingkan profit oriented tetapi juga
kebermanfaatan bersama.

Komentar